Ratusan tahun lamanya



 "Indonesia adalah negara yang ajaib. Mengandung banyak kekayaan di dalamnya, baik dari segi budaya,seni tambang flora dan fauna. Indonesia juga memiliki kebudayaan yang beragam, wilayah yang geografis, dan juga_"

"Maaf, bu. Jika indonesia negara yang ajaib, kenapa mereka bisa terjajah lama sekali? Bahkan sampai ratusan tahun?" Aku menyela penjelasan bu Retno. Semua mata tertuju kepadaku, heran melihatku berdiri dari bangku.

  Aku melirik ke sekitarku. Tampak raut wajah kesal dari murid yang lain. Sepertinya mereka berusaha menahan marah kepadaku, dari tadi aku terus menyela tanpa rasa bersalah. Tapi aku tidak peduli, aku harus segera mendapat jawaban dari beliau.

  Bu Retno tersenyum sabar kepadaku. Ini sudah ke-empat kalinya aku bertanya saat beliau masih menerangkan. 

  " Semua ada sejarahnya, Arga. Hanya karena ibu menyebutnya ajaib, bukan berarti itu ajaib seperti yang di maksud di dongeng-dongeng." Teman-teman tertawa mendengar jawaban bu Retno, membiarkan aku terdiam heran, tak mengerti dengan jawaban yang kudengar.

" Sudahlah, Arga. Tak capek kau tanya-tanya bu Retno lagi? Bah, pening kepalaku dengar pertanyaan konyolmu itu." Abi, temanku asal betawi itu mengeluh. Di susul gelak tawa dari yang lainnya.

Aku hendak membantah. Sudah sangat sering aku mendapat kritikan seperti itu. Untungnya aku tidak baperan. sudah terbiasa. Toh, gak ada untungnya aku menuruti kata-kata mereka.

Kringg!! 

waktu pulang tiba. Suara bel membuat perhatian kepadaku bubar. Semua bersorak gembira, segera duduk dengan rapi. 

  "Baik anak-anak, kita lanjutkan pelajaran hari ini minggu depan. Arga, mungkin jawaban ibu hari ini belum bisa memuaskan rasa ingin tahumu. Ibu akan berusaha menjawab pertanyaanmu lebih baik lain kali, oke?" 

Aku mengangguk lesu. kembali duduk. Dari dulu hingga sekarang, bu Retno selalu sabar melayani pertanyaanku, dari pada guru lain yang kebanyakan lebih memilih untuk mengabaikan atau menjawab asal. Hanya Bu Retno yang berbeda. Beliau dengan senang hati berbagi pengetahuan dan pendapatnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Profil SMP Unggulan An-Nur Hidayatullah Talok Malang: Harmoni Pendidikan Formal dan Pesantren

Ekskul Jurnalistik SMP Annur Hidayatullah Turen Hasilkan Karya Kreatif