Infeksi Wabah Mutan Parasit



JURNALISTIK|SUNNAH :



   Seorang pria terbangun dan melihat sekeliling.Dia berpikir:     

"Aku berada dimana ....? Kenapa yang kulihat  menjadi gelap ....? " Dia pun tersadar,dia mengerakkan kedua kakinya.Namun,kedua kakinya tidak dikehendaki,sebab pria tersebut tertimpa beberapa bongkahan keramik dan dia pun mengangkat bongkahan tersebut,dengan kedua tangannya dengan sekuat tenaga dan dia pun berhasil.Namun,kakinya terluka parah jadi dia harus segera mencari perban. Dia pun melihat pada bajunya terdapat papan nama bertuliskan : "jefrin"

       
 Dia juga melihat pundaknya yang sebelah kanan bahwasanya dia berpangkat "Kapten"

Jefrin pun memulai langkahnya dengan kondisi kaki agak pincang,dia pun bejalan terus berjalan sambil menahan rasa sakitnya.Tiba tiba Jefrin mendengar suara mengeram "Aarrggh !!!"Jefrin pun menoleh ke kiri ,Lantas"Brakk !!" Jefrin pun terpental dan kaget,dan didalam benaknya dia bertanya"Apakah ini mutan ......?" Mutan tersebut menoleh dan melontarkan serangan,lantas Jefrin melompat sekali lagi dan dia berusaha mencari senjata api. Untung saja didekatnya tidak terlalu jauh ada senjata api "MAGNUM REVOLVER" berisikan tiga peluru.


 

Jefrin mengambilnya dan melepaskan pelatuknya membidik kepala mutan tersebut.


    
        

 Dor !!!

 Dor !!!

 Dor !!!

    Mutan tersebut pun tumbang dan darah tersebar ke segala penjuru arah. Jefrin pun berusaha melangkah,dia mendekati kotak "P3K",dia pun mengambil perban dan membalut luka dikakinya , Jefrin pun mendekati mutan yang sudah terkapar.Dia melihat dengan tatapan sinis dan perasaan agak mual.Karena bentuk mutan tersebut,sangat aneh.Jika ku pikir bentuknya seperti hewan campuran karena badannya berbadan gajah,berkepala jerapah,mulutnya seperti bunga kucup,dan bikin tambah kuat rasa mualku yaitu bagian kakinya berdarah darah juga ketambahan kaki yang mencuat


dari badannya berupa tulang tulang rusuk menjadi seperti laba laba.

  Ini gambar mutan tersebut.    


  Kemudian,Aku melanjutkan perjalanan dan mencari beberapa item seperti makanan,paket medis,amunisi peluru,juga mencari persenjataan dan serta tidak ketinggalan mencari informasi tentang mengapa aku berada disini ......? Mengapa masalah mengerikan ini bisa terjadi ....? Dan apakah masih ada orang yang tetap hidup ......?  Aku pun berjalan dengan lebih hati hati,karena sewaktu waktu mutan bisa menyerang ku.Aku terus melangkah,melangkah,dan terus melangkah,juga menelusuri lorong demi lorong,ruangan demi ruangan,dan akhirnya.Aku berhasil menemukan suatu catatan penting yang berada di komputer yang lumayan eror, jadi kuretas komputer tersebut.Dan berhasil membuka beberapa file file,tapi aku tertuju pada file yang bertuliskan "ASAL MULA WABAH INI".Lalu,ku klik file tersebut dan tertulis : 



Kami menemukan suatu sepesies bakteri unik.Dan kami namakan bakteri tersebut "BAKTERI ZETA".Kami pun meneliti selama berbulan bulan,bertahun tahun.



Kemudian,kami mencoba pada salah satu hewan yaitu Rusa.Dia dijadikan kelinci percobaan,setelah kami suntikan bakteri tersebut kepada rusa itu.Kami amati pun masukkan rusa tersebut,keruangan khusus dan kami amati reaksi apa yang akan terjadi pada rusa tersebut. Selama bermenit menit kami amati,tidak ada reaksi apapun.Namun,setelah satu jam masalah itu pun terjadi.......

              "Hah ...? Kenapa lnformasinya cuma ini saja ....?"Gumamku penasaran,apakah ada di file lain lanjutan informasi ini ....? Aku pun mencari file lagi dan menemukan file yang bertuliskan "KORBAN PERTAMA" Lalu,ku klik sekali lagi file tersebut dan tertulis lebih detail : 



Rusa tersebut menjadi agresif dan tidak terkontrol sama sekali.Dan wujud rusa tersebut tidak beraturan badannya menjadi besar juga beberapa tulang tulangnya menjulur keluar,kepalanya keluar tulang juga, mulutnya terbuka lebar berukuran sepuluh senti meter.Kami pun memanggil beberapa tentara,juga kapten tentara yang bernama"Jefrin".

 "Jadi,aku sudah lama disini ....?!"Jefrin pun ingat tapi agak ragu.Namun,pertayaanku sudah terjawab disini.Lalu ku teruskan bacaanku :

   "Jefrin!!,atasi mahluk mengerikan ini!!"ucap salah satu profesor. Namun,ketika jefrin akan masuk dia terpental ke tembok dan dia pingsan.Mahluk itu kian mengamuk dan menyerang juga mengigit profesor inti bernama Doctor,Hack.Kondisi kian menjadi mencekam,karena para tentara tidak bisa mengatasinya,yang lebih parahnya profesor inti mulai berubah menjadi mutan.Namun,dibalik itu rusa yang menjadi mutan tersebut sudah tembus peluru.Akan tetapi profesor inti memporak poranda seisi labolatorium,sehingga infeksi wabah mutan parasit ini semakin cepat memakan korban lainya.Kami berharap ada orang yang masih hidup yang bisa menghentikan kiamat mutan ini.

                    Tiba tiba, ada suara dari dalam lemari yang mengagetkanku, suara ketukan pintu lemari yang cepat berulang-ulang kali. Lalu, aku menghampiri lemari tersebut, akan tetapi aku tidak langsung membukanya, ku dengarkan terlebih dahulu supaya jelas. Apakah suara manusia.......? Atau mutan.....? Ku diamkan beberapa saat... Lalu aku berkata : 

"Siapa kau ....!? Manusia .....!? Atau bukan .....!?" Ucap ku mengeretak.

"Siapa pun tolong aku yang diluar sana ...!!" Teriak minta tolong dari dalam lemari.                     Setelah,aku yang dengar jawaban itu. Aku buka paksa dengan alat pengukit pintu. Setelah bersusah payah,usahaku memuahkan hasil. Dan seorang pria keluar dengan pakaian putih amat lusuh. dan dia menjabat tanganku Dan Mengucapkan :

"Terima kasih banyakwahai pemuda,anda telah membebaskan saya yang sudah terkunci selama enam bulan. Sekali lagi terima kasih " Dengan perasaan sangat gembira.             
 "Sama sama tuan,ngomong ngomong nama anda siapa ...?" Tanyaku.                                   "Namaku profesor Luis,salam kenal dan nama mu ?"                                                       "Namaku Kapten Jefrin,salam kenal"               "Eh !,tunggu dulu ... bukannya kau sudah mati dimakan mutan !!" Ucap profesor Luis dengan terkejut.                                                "Tidak aku pingsan saat tragedi itu"                 "Ooo... begitu... lalu ?"                                    "Aku terbangun dari pingsanku.Namun,beberapa keramik menimpaku.Jadi,aku berusaha mengangkat bongkahan tersebut.Lalu,aku berjalan dengan kondisi kaki tidak mendukung,jadi aku mencari perban.Akan tetapi ada mutan mengkagetkanku di tengah perjalan,lantas ku bunuh dengan senjata api.Setelah itu aku terus berjalan hingga ke lokasi ini dan melihat informasi yang ada dikomputer itu"Jelasku.
"Jadi begitu " Angukan kepala Luis paham.
"Ngomong ngomong,siapakah Doctor.Hack itu ...? Apakah memang benar orang itu benar benar orang inti semua profesor ....?"Tanyaku.
"Ya,yang kau katakan itu memeng benar.Dia juga yang telah membangun labolatorium yang megah ini,namun sebab terjadinya tragedi itu.Labolatorium ini ... sudah tidak seperti dulu lagi .... semuanya hancur"Keluh kesa profesor Luis kepada ku.
"Yaa..... sayang sekali,padahal tempat ini begitu bagus menurutku.Dan Luis.... aku meminta maaf yang sebesar besarnya karena bencana ini terjadi,sebab aku kurang hati hati"Minta maaf ku kepada Luis dengan penuh penyesalan.
"Tidak apa apa ini juga kesalahan ku,juga aku mewakilkan semua profesor sama meminta maaf yang sebesar besarnya"Ucap profesor Luis dengan mengangkat tangan kananya memberi hormat kepada ku.Dan aku membalasnya memberikan hormat kepada profesor Luis.
Lalu aku bertanya lagi:
"Luis... menurutmu apakah masi ada salah satu prajuritku yang masih hidup...?"Tanyaku.
"Mungkin saja masih ada,ayo kita pergi ke sektor B"Jawab Luis.
    Ketika kami berdua hendak keluar,tiba tiba ada suara mengaum keras dan benar saja ada mutan yang berjalan cepat menuju kami.Dan kami berdua melariakan diri dari kejaran mutan,tapi aku dan Luis beruasaha membunuh mutan tersebut itu dengan senjata api.Kami berdua membidik kepala juga kakinya.

Dan mutan tersebut tumbang,juga kami beruntung karena mutan tersebut mengarahkan kami kesektor B. Kemudian Luis mengeluarkan ID cardnya dan pintu sektor pun terbuka.Akan tetapi setelah pintu terbuka ruangan itu begitu gelap dan Luis pun menghidupkan lampu. Dan dugaan Luis itu benar,ternyata beberapa prajurit ku masih hidup sekitar lima puluh orang bahkan lebih. Aku pun menyapa mereka bahagia dan berjabat tangan satu persatu kepada mereka,setelah selesai aku pun bertanya  kepada mereka :
"Prajuritku ! Apakah ada informasi tentang kondisi diluar sana ?"Tanyaku.   

"Ada pak !!!"Jawab salah satu dari mereka

"Apa prajurit ku ? coba katakan"Ucap ku

"Menurut ku kapten,kondisi di luar sana sudah kacau balau sebab beberapa mutan yang berada disini keluar dari labolatorium menginfeksi penjuru kota"

"Baiklah informasimu ku terima dan semua prajurit kita keluar dan menghabisi mereka semua ayo !!"

"Siap kapten !!"

    Kami semua pun keluar dari sektor B dan mencari pintu keluar.Namun,semua pintu gerbang tertutup,akan tetapi Luis memberikan arahan bahwasannya pintu gerbang sebelah utara terbuka sebab para mutan menghancurkan pintu tersebut.Kami pun bergegas kesana dan berhasil keluar dari laboratorium itu dan kami melihat pemandangan diluar benar benar buruk seisi kota hancur,jalan jalan rusak,kebakaran dimana mana,dan para mutan menginvasi sebagian besar kota.Tanpa pikir panjang kami semua turut serta dengan tentara lain untuk membasmi para mutan.Kami semua mengerahkan sekuat tenaga,akan tetapi para mutan tidak ada habisnya.Lalu,Luis berkata:

"Hei !Jef lihat Hack menuju ke arah pantai juga ada bisul yang berwarna merah besar dipunggungnya"Ucapnya dengan mengamati pergerakkanya dengan mengunakan teropong ku.

"Benar,kiata harus cepat bergegas sebelum wabah ini tersebar ke seluruh dunia"Ucapku.

     Dan aku juga Luis serta beberapa tentaraku pergi mengikuti Hack yang menuju kepantai dengan menggunakan motor.Kami mengebut dengan cepat dan kami hentikan Hack ditengah jalan.Namun,sebelum aku juga pasukanku menyerang dengan senjata api,Hack melontarkan serangan ke tanah dengan keras berkali kali juga menyemburkan larutan asam dari mulut.Untung saja kami sudah terlatih untuk menghindar,tapi kami sulit menebak gerakan tubuhnya yang besar juga tanganya.Lantas,kami berakrobatik lompat sana,kesini,guna untuk membidik bisulnya yang besar dan akhirnya kami pun melepaskan tembakan serdadu.Kami berupaya menembak kakinya agar tidak bisa kemana mana,akan tetapi mutan Hack semakin menjadi jadi,dia mengamuk,dia memporak porandakan area di sekitarnya.Di saat pasukan masih gencar gencarnya,aku dan Luis mendapat kesempatan dimana mutan Hack membungkuk itu membuat peluang yang besar bagi kami berdua.Kami berdua pun mengambil bazooka yang tidak terlalu jauh di depan kami.Kami berdua pun meluncurkan tembakan secara bergantian dan pelindung bisul pun pecah juga bisulnya itu hancur dan darah segar pun tercucur ke tanah.Mutan Hack meronta ronta kesakitan dan berteriak keras:

"Aaaarrrggghhh......"

      Setelah itu tumbang lah makhluk tersebut.

  Dan berakhirlah kiamat infeksi wabah mutan parasit ini,juga kondisi kota menjadi aman dan tentram.Semua warga sipil,anak anak bersuka riang,gedung gedung sudah di bangun lagi,dan laboratorium dihancurkan.Lalu,dibuatlah laboratorium lagi yang  lebih mewah,bagus serta canggih dan Luis ku angkat menjadi profesor inti bisa juga disebut Doctor.Luis.Dan aku pun pergi dari kota untuk mencari teman temanku yang sudah lama menghilang dari laboratorium selama enam bulan terakhir.Dan kota ini menjadi bebas dari beberapa infeksi yang aneh untuk selamanya. 

      Akan tetapi selama aku pergi dari kota untuk mencari teman temanku masalah yang sama itupun terjadi apakah ada penghianat selama aku pergi ???

   BERSAMBUNG (?)


  

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Profil SMP Unggulan An-Nur Hidayatullah Talok Malang: Harmoni Pendidikan Formal dan Pesantren

Ekskul Jurnalistik SMP Annur Hidayatullah Turen Hasilkan Karya Kreatif