DELATASMA
"Permisi-permisi , aduh !." Keluh seorang gadis cantik bernama Aetheria Leora Evangeline yang sedang tergopoh-gopoh menuju kelas barunya di kelas 1 SMA Flavour Gatasma. Dia membawa dua buku tebal yang bertuliskan 'Sejarah',karna dia memang memilih jurusan yang menurutnya seru itu. Hari ini, pertama kalinya ia masuk sekolah setelah lulus dari SMP.
"Beuhhh, untung gak telat masuk !." Leora menghembuskan nafas panjang berkali-kali untuk mengatur nafasnya yang sedari tadi tersengal-sengal.
Tak lama dari itu, guru baru Leora pun masuk dan memperkenalkan diri. Beliau bernama Pak Maxim. Beliau juga mempersilahkan para murid baru untuk memperkenalkan dirinya. Dari sini, Leora dapat mengenal teman-teman baru, lingkungan baru, bahkan sahabat baru yang bernama Layla Efemeral Zealfian.
Setelah beberapa waktu dipakai untuk perkenalan, Pak Maxim menceritakan banyak pengalamannya semasa ia SMA hingga kuliah, agar dapat memotivasi para murid muridnya.
"Rumah lo dimana sih?." Zea, teman baru Leora, menghampiri Leora dan duduk dengan santai di sampingnya, layaknya teman lama.
Leora menoleh. " Gue ? " Leora menatap Zea heran.
Zea memutar bola mata. "ya iya lah... Siapa lagi yang mau gue ajak omong ?" Zea tertawa kecil.
Leora mengangguk-angguk. "Lumayan jauh sama sekolah ini. Btw, rumah lo dimana ?"
"Di Jalan Srikandi No 98."Zea tersenyum
Leora mengangguk-angguk paham. "Lumayan jauh juga sih."
Mereka pun bertanya-tanya dan mengobrol banyak hal, hingga jam pertama selesai dengan tak terasa.
Jam kedua berjalan dengan lancar. Gurunya sama, laki-laki. Beliau bernama Pak William. Beliau asik, Suka bercanda dan ramah. Setelah berkenalan tadi, beliau menceritakan pengalamannya semasa kuliah. Banyak pengalaman-pengalaman konyol yang beliau dapatkan, sehingga kelas dipenuhi gelak tawa karna mendengarkan cerita konyol yang beliau ceritakan.
Kriiing!!!. Bel waktu istirahat sudah berbunyi. Leora dan Zea memutuskan untuk pergi ke kantin untuk membeli makanan.
"Woi, Ra!" Panggil seorang lelaki tampan yang entah dari kapan ia berdiri di sebelah Leora.
Leora dan Zea refleks menoleh.
Komentar
Posting Komentar